Sabtu, 15 Februari 2014 - 00:17

Berdasarkan pada "Dokumen Penanggulangan Gunung Kelud" yang dikeluarkan oleh Posko Terpadu Kelud, seolah-olah semua tertata dengan baik. Namun, ketika Tim Relawan Kemanusiaan (TRK) melakukan assesment cepat, diperoleh gambaran yang sangat berbeda.

Jumat, 14 Februari 2014 - 10:58

Empat ledakan besar mengawali letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, jam 22:52 WIB, Kamis malam 13 Februari 2014. Karena daerah sekitar letusan adalah wilayah kerja anggota INSIST --Perkumpulan Surya Sejahtera (SS)-- maka Tim Relawan Kemanusiaan (TRK) INSIST langsung diaktifkan kembali saat itu juga.

Senin, 21 Januari 2013 - 02:50

Aksi ribuan warga, 14 Januari 2013, akhirnya memaksa Bupati Ende di Flores menghentikan sementara penambangan pasir besi di sana. Mengapa selalu harus menunggu rakyat marah dulu?

Rabu, 16 Januari 2013 - 23:47

Akhirnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa sekolah-sekolah yang mengaku-aku 'bertaraf internasional' adalah melanggar amanah konstitusi dan, karena itu, harus dibubarkan. Jauh di sebalik alasan hukum dan hak warga negara, sebenarnya ada persoalan yang lebih mendasar dalam politik kebudayaan dan produksi pengetahuan.

Rabu, 9 Januari 2013 - 19:20

Pemerintah pernah menetapkan kebijakan untuk membatasi atau memperketat, bahkan melarang kegiatan penambangan skala besar di pulau-pulau kecil, antara lain dalam UU No.27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil. Tetapi kebijakan itu nampaknya tak banyak digubris di banyak daerah, salah satunya adalah di Maluku Utara.

Senin, 7 Januari 2013 - 02:08

Rencana pemanfaatan sumber panas-bumi di kawasan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, konon memerlukan lahan luas sampai 2.100 hektar. Seorang praktisi dan teknisi energi membantah dan mencurigai ada maksud lain di sebaliknya.

Minggu, 28 Oktober 2012 - 15:21

AMCDRR V di Yogyakarta, yang resmi ditutup Kamis (25/10), telah menghasilkan “Yogyakarta Declaration on Disaster Risk Reduction in Asia and the Pasific 2012”. Meski dinilai telah berhasil mengubah paradigma penanganan bencana, beberapa persoalan mendasar belum tersentuh.

Tanggap Darurat Kelud: Tak Sebagus Gambaran Resmi
Tanggap Darurat Kelud: Tim Relawan Diaktifkan
Rakyat Ende Tolak Tambang: Sejarah Yang Terus Berulang, Kenapa?
Perlu Internasionalisasi atau Dekolonisasi?
'Kiamat' Pulau-pulau Kecil
Energi Panas Bumi: Benarkah Butuh Lahan Seluas Itu?
Indonesia Setelah AMCDRR V
img Tulisan Lepas

Hikayat Kedalaman Hidup Orang-Orang Pedalaman

SEORANG LELAKI TUA terbaring sakit di sebuah tempat tidur kayu yang berumur setua dirinya. Kalender di dinding papan bergambar partai politik tertulis 2013. Tepat 77 tahun silam saat ia dilahirkan. Kelahiran yang ditandai rasa was-was kata ayahnya suatu waktu saat ia berusia belasan. Desas-desus tentang sejumlah pengayau yang berkeliaran mencari kepala manusia untuk persembahan bertebaran menyiutkan nyali.

Selalu begitu, saat ada seorang maradika [bangsawan] meninggal, konon mereka butuh beberapa kepala untuk menemaninya di alam kubur. Hari itu, orang-orang menutup pintu rumahnya dan setiap lelaki dewasa akan berjaga-jaga.

Ishak Salim | 05 Apr 2013 | [0] >>

Menjadi Diri Sendiri

Masalah terbesar yang dihadapi remaja kita saat ini adalah bagaimana bertahan dari tekanan sosial yang memaksa mereka ‘menjadi orang lain’. Tulisan ini --yang semula disiapkan untuk bahan bacaan para peserta kegiatan kelompok remaja di Yogyakarta pada tahun 2010-- mencoba menjelaskannya dari perspektif kajian pasca-jajah (post-colonial study) dan kritik kebudayaan.

Roem Topatimasang | 17 Jan 2013 | [4] >>

AMCDRR V: Suara dari Luar Arena

Di tengah perhelatan AMCDRR di Jogja Expo Center, Yogyakarta, 22–25 Oktober kemarin, sejumlah delegasi konferensi merasa ada sesuatu yang keliru. Menurut mereka, komunitas tidak dilibatkan aktif dalam AMCDRR. Karena itu, mereka mengadakan "pentas rakyat" pada Rabu (24/10). Berikut suara-suara komunitas yang berhasil direkam oleh Lubabun Ni'am dan Armin Hari.

Lubabun Niam | 26 Okt 2012 | [0] >>

Cipto, Lelaki Tanpa Tanda Pengenal di AMCDRR

Meski banyak diskusi dalam sesi-sesi AMCDRR menekankan pentingnya membangun ketahanan dari tingkat komunitas, konferensi ini tampak sepi dari keterlibatan aktif komunitas. Setidaknya hal itulah yang terlihat selama dua hari pelaksanaan konferensi tersebut. Tetapi, ada satu sosok  tanpa tanda pengenal yang berada di lingkungan konferensi. Ia mewakili sosok “komunitas” yang selalu didengungkan dalam ruang konferensi.

Lubabun Niam | 24 Okt 2012 | [0] >>

Romo Budhi, Tugas Sosial dan Agama di Tengah Komunitas

Komunitas merupakan fondasi utama warga menanggulangi risiko bencana. Begitulah cara berpikir Romo St. Budhi Prayitno, Pr, Ketua Caritas Purwokerto, ketika memulai kerja-kerja pengurangan risiko bencana (PRB) di wilayah kepastoralannya.

Anwar Jimpe Rachman | 24 Okt 2012 | [0] >>

Hikayat Jeruk Nipis di Kuah Coto Makassar

Penyedap rasa bernama jeruk nipis wajib ada kalau menyantap sajian coto atau ikan bakar di Makassar. Ini cerita singkat bagaimana komoditas ini menyebar ke warung-warung yang ada di Kota Daeng. 

Anwar Jimpe Rachman | 21 Okt 2012 | [0] >>

Menabung supaya Siaga Bencana

Warga di lereng Gunung Merapi berinisiatif untuk mengumpulkan uang sebagai tabungan bencana. Warga berangan-angan dapat memanfaatkan tabungan tersebut untuk membeli sebidang tanah sebagai lokasi pengungsian ketika terjadi erupsi Merapi.

Lubabun Niam | 21 Okt 2012 | [0] >>
img Pendapat

Membebaskan Ilmu Sosial dari Penjajahan Pengetahuan

Dalam konferensi bertajuk 'Decolonizing Our Universities' di Penang, Malaysia, Juni 2012, Penasehat Ilmu-ilmu Sosial dan Kemanusiaan pada Kantor UNESCO Wilayah Asia dan Pasifik, Darryl Macer, menyerukan perlunya 'demokrasi yang lebih besar dan nyata dalam ilmu pengetahuan sosial di kalangan masyarakat terpelajar dunia'. Berikut  salinan lengkap pidatonya, disadur dan diterjemahkan bebas dari Third World Resurgence, No.266-267, Oktober-November 2012; h.16-19.

Editor | 17 Jan 2013 | [0] >>

Upaya Dekolonisasi Perguruan Tinggi di Dunia Ketiga

Bagaimana dan sampai sejauh mana gagasan dekolonisasi ilmu pengetahuan telah coba diterapkan di negera-negara Dunia Ketiga? Berikut adalah tiga contoh dari tiga negara: India, Afrika Selatan, dan Indonesia sendiri.

Beta Pettawaranie | 17 Jan 2013 | [0] >>

Memetakan Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Ada tiga hal pokok yang menjadi pembahasan pada konferensi kementerian Asia untuk pengurangan risiko bencana kelima yang lalu di Yogyakarta (22-25 Oktober 2012). Pertama,  upaya-upaya pengintegrasian upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Penyesuaian Perubahan Iklim (PPI) ke dalam rencana pembangunan nasional. Kedua, Pengkajian dan Pendanaan Risiko. Ketiga, penguatan kemitraan dan tata kelola pemerintahan lokal berbasis risiko.

Ishak Salim | 12 Des 2012 | [0] >>

Laki-laki Lebih Rentan dalam Bencana

Ternyata, laki-laki adalah kelompok yang lebih rentan dibanding dengan kelompok perempuan, anak-anak, lansia, dan kalangan difabel jika terjadi bencana. Mengapa demikian?

Anwar Jimpe Rachman | 28 Okt 2012 | [0] >>

Tegaslah Menolak Dana Utang!

Platform Nasional (Planas) untuk penanggulangan bencana bersikap tidak tegas terhadap isu dana utang. Sikap semacam itu bisa menjebak kita dalam “bencana utang” dan rezim global pengurangan risiko bencana Bank Dunia.

Lubabun Niam | 26 Okt 2012 | [0] >>

Partners for Resilience (PfR) Indonesia Perlu Mensistematiskan Gerakannya.

Partners for Resilience (PfR) Indonesia perlu dengan serius memperhatikan persoalan kebijakan dalam pekerjaan PRB yang dilakukannya, mengingat keruwetan persoalan kebijakan di Indonesia yang bisa mempengaruhi pekerjaan PRB itu sendiri. Pekerjaan ini perlu dilakukan secara lebih sistematis dan saling mendukung.

Saleh Abdullah | 24 Okt 2012 | [0] >>

Mengapa Negara Wajib Mengurus Bencana?: Tinjauan Hukum & Hak Asasi

Ya, mengapa negara wajib mengurusi bencana? Saleh Abdullah & Hedar Laudjeng menguraikan singkat dasar-dasar hukum internasional dan nasional yang melandasi kewajiban tersebut, bertolak dari salah satu diktum filsafat hukum bahwa negara dibentuk adalah untuk melindungi keselamatan rakyatnya.

Saleh Abdullah | 27 Apr 2012 | [0] >>